Purwokerto, 9 Februari 2026 – Dalam proses pengembangan sistem informasi untuk BCL Group, tim Umbul Sandi Yudha tidak hanya berfokus pada implementasi sistem ERP, tetapi juga menyiapkan infrastruktur jaringan yang stabil dan terintegrasi antar lokasi perusahaan. Infrastruktur ini menjadi fondasi penting agar seluruh sistem dapat berjalan secara optimal dan saling terhubung.
Pada tahap ini, tim melakukan beberapa kegiatan teknis yang berkaitan dengan konfigurasi jaringan dan perangkat operasional perusahaan.
1. Konfigurasi Router MikroTik
Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan konfigurasi router MikroTik sebagai pusat pengelolaan jaringan. Router ini berfungsi untuk mengatur lalu lintas data, menghubungkan berbagai perangkat dalam satu jaringan lokal, serta memastikan setiap perangkat dapat berkomunikasi dengan baik.
Pengaturan dilakukan mulai dari konfigurasi dasar jaringan, pengaturan IP address, hingga penyesuaian sistem keamanan jaringan agar koneksi tetap stabil dan aman.
2. Integrasi Printer ke Dalam Jaringan
Selain konfigurasi router, tim juga melakukan integrasi beberapa perangkat printer yang digunakan dalam operasional perusahaan, di antaranya:
- Printer Dot Matrix Epson LX-310 yang digunakan untuk mencetak dokumen pre-printed seperti nota dan dokumen transaksi.
- Printer Epson EcoTank L5290 yang digunakan untuk mencetak dokumen administrasi dan laporan perusahaan.
- Accesspoint TP-LINK 840N yang digunakan untuk
Kedua printer tersebut dikonfigurasi agar dapat terhubung ke jaringan yang dikelola oleh MikroTik, sehingga perangkat dapat diakses oleh komputer lain dalam jaringan tanpa harus terhubung langsung melalui kabel USB.
Selain itu, tim juga melakukan konfigurasi Access Point TP-Link TL-WR840N yang berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan nirkabel (WiFi) di area kerja. Dengan perangkat ini, komputer, laptop, maupun perangkat mobile dapat terhubung ke jaringan perusahaan secara wireless dan tetap berada dalam jaringan yang sama yang dikelola oleh router MikroTik.
Dengan konfigurasi ini, proses pencetakan dokumen menjadi lebih fleksibel, efisien, dan dapat diakses dari beberapa perangkat sekaligus.
3. Pengaturan Jaringan Antar Lokasi Perusahaan
Salah satu bagian penting dari implementasi ini adalah menghubungkan tiga lokasi operasional BCL Group yang berada di Kudus, Semarang, dan Cikarang. Untuk menghubungkan ketiga lokasi tersebut, tim memanfaatkan MikroTik Cloud Hosted Router (CHR) yang berfungsi sebagai server pusat jaringan.
Melalui teknologi WireGuard VPN, setiap router MikroTik di masing-masing lokasi dapat terhubung ke jaringan yang sama menggunakan IP Private. Dengan konfigurasi ini, seluruh perangkat di ketiga lokasi dapat saling berkomunikasi seolah-olah berada dalam satu jaringan lokal yang sama.
4. Manfaat Implementasi Jaringan Terintegrasi
Dengan infrastruktur jaringan ini, BCL Group mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain:
- Memudahkan pertukaran file antar lokasi perusahaan
- Memungkinkan akses printer lintas cabang
- Mendukung implementasi sistem ERP berbasis web
- Memudahkan monitoring jaringan dari pusat
- Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
Implementasi ini merupakan langkah awal dalam membangun sistem operasional perusahaan yang lebih modern, terintegrasi, dan transparan, sehingga seluruh proses bisnis dapat tercatat dengan lebih baik melalui sistem ERP yang sedang dikembangkan